KAMUS ISTILAH

KETENAGAKERJAAN

Buku ini adalah sebuah buku yang membahas istilah sehari-hari dalam dunia ketenagakerjaan.

Dalam buku ini akan dijelaskan istilah-istilah seperti; Pemutusan Hubungan Kerja, PHK Massal, Uang Pesangon, Uang Penghargaan, Skorsing, Karier, AKAD, Bonus, HIP, Tunjangan-tunjangan, Training, Tuntutan Normatif / Non Normatif dan lain-lain.

Seperti contoh : Uang Pesangon adalah pemberian berupa uang dari pengusaha kepada pekerja sebagai akibat adanya Pemutusan Hubungan Kerja.

Buku ini terutama ditujukan untuk karyawan / pekerja, mengingat pengalaman penulis selama menjadi Personalia, belum adanya buku penuntun untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi karyawan/ pekerja.

Semoga buku ini bermanfaat hendaknya bagi Tenaga Kerja Indonesia.


A

Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah tenaga tekhnik berkeahlian khusus dari luar departemen Tenaga Kerja yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja untuk mengawasi ditaatinya Undang – Undang tentang Keselamatan Kerja.

Ahli Waris adalah keluarga atau orang yang ditunjuk oleh pekerja untuk menerima setiap pembayaran bila pekerja meninggal dunia, dalam hal tidak ada penunjukan ahli waris, maka ahli waris diatur oleh hukum yang berlaku.

Anak adalah seorang laki – laki atau wanita yang berumur kurang dari 15 ( lima belas ) tahun.

Anak Karyawan adalah anak kandung, anak angkat dan anak tiri yang belum berusia 21 (duapuluh satu) tahun, belum menikah, tidak mempunyai pekerjaan, yang menjadi tanggungan karyawan dan terdaftar.

Analisis Beban Kerja adalah suatu proses penentuan jumlah jam kerja orang yang dipergunakan atau dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu beban kerja tertentu dalam waktu tertentu. Jumlah jam kerja setiap karyawan, akan menunjukan jumlah karyawan yang dibutuhkan.

Analisis Tenaga Kerja adalah suatu proses penentuan kebutuhan tenaga kerja yang dipergunakan untuk dapat mempertahankan kontiniutas jalannya perusahaan secara normal.

Antar Kerja adalah suatu mekanisme pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya, baik untuk sementara waktu maupun tetap, serta pelayanan kepada pemberi kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhannya.

Antar Kerja Antar Daerah yang selanjutnya disebut AKAD adalah penempatan tenaga kerja dari daerah kerja Kantor Wilayah Departemen Tenaga Kerja yang satu ke daerah kerja ke Kantor Wilayah Departemen Tenaga Kerja yang lain dalam wilayah Republik Indonesia di laksanakan oleh Kantor Departemen Tenaga Kerja, PJTKI atau BKK.

Antar Kerja Lokal yang selanjutnya disebut AKL adalah penempatan tenaga kerja pada suatu wilayah Kantor Departemen Tenaga Kerja Kodya atau Kabupaten, yang dilaksanakan oleh Kantor Departemen Tenaga Kerja, PJTKI atau BKK.

Api adalah benda yang dapat menimbulkan panas yang biasanya berasap serta mendatangkan daya guna yang diharapkan serta menyala tetap pada tempat tertentu dan dapat dikendalikan atau dikuasai oleh manusia, misalnya api dalam lokomotif sekalipun besar dan berasap tebal serta temperaturnya tinggi tetapi bukan merupakan kebakaran, sangat berguna karena dapat mendatangkan daya guna bagi manusia.

Terjadinya Api

Api dapat terjadi apabila dalam pertemuan persenyawaan 3 (tiga) faktor yaitu :

- Benda yang mudah terbakar / menyala antara lain bensin dsb.

- Benda yang membuat panas

- Udara / Zuurstop

Api Listrik adalah api yang ditimbulkan oleh kekuatan arus listrik.

Api Minyak adalah api yang ditimbulkan dari zat-zat cair misalnya bensin, minyak tanah dan sebagainya.

Api Rokok adalah api yang ditimbulkan dari bahan- bahan seperti kayu, kertas dan sebagainya.

Arbitrase Hubungan Industrial disebut arbitrase adalah penyelesaian suatu perselisihan kepentingan dan perselisihan antar serikat pekerja hanya dalam satu perusahaan, diluar Pengadilan Hubungan Industrial melalui kesepakatan tertulis dari para pihak yang berselisih untuk menyerahkan penyelesaian perselisihan kepada arbiter yang putusannya mengikat para pihak dan bersifat final.

Arbiter Hubungan Industrial disebut Arbiter adalah seorang atau lebih yang dipilih oleh pihak yang berselih dari daftar arbiter yang ditetapkan oleh Menteri untuk memberikan putusan mengenai perselisihan kepentingan, dan perselisihan antar serikat pekerja hanya dalam satu perusahaan yang diserahkan penyelesaiaannya melalui arbitrase yang pputusan mengikat para pihak dan bersifat final.

Atasan Langsung adalah pimpinan langsung dari tiap – tiap seksi atau departemen dan membawahi para pekerja secara langsung dari tiap – tiap seksi atau departemen.

Atasan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan adalah :

a. Pegawai pengawas ketenagakerjaan yang berkedudukan di tingkat Kantor Departemen Tenaga Kerja ialah Kantor Departemen Tenaga Kerja yang bersangkutan.

b. Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan yang berkedudukan di tingkat Kantor Wilayah Departemen Tenaga Kerja ialah Kantor Wilayah Departemen Tenaga Kerja yang bersangkutan.

c. Pegawai pengawas Ketenagakerjaan yang berkedudukan di tingkat Kantor Departemen Tenaga Kerja Pusat ialah Direktur Bina Pengawasan Norma Perlindungan Tenaga Kerja yang bersangkutan.

Audit adalah pemeriksaan secara sistematik dan independen, untuk menentukan suatu kegiatan dan hasil – hasil yang berkaitan sesuai dengan pengaturan yang telah direncanakan, dan dilaksanakan secara efektif dan cocok untuk mencapai kebijakan dan tujuan perusahaan.

B

Badan Penyelenggara adalah badan hukum yang bidang usahanya menyeleggarakan program jaminan sosial tenaga kerja.

Bagan Organisasi ( Organization Chart ) adalah suatu bagan yang memperlihatkan nama – nama jabatan dalam Organisasi, dan dengan garis-garis penghubung, memperlihatkan hubungan pelaporan.

Bank Peserta Program Penempatan Tenaga Kerja yang selanjutnya disebut Bank Peserta Program adalah Bank yang berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan penempatan tenaga kerja di dalam dan ke luar negeri secara utuh sebagai suatu paket mulai dari pra penempatan dan sampai dengan purna penempatan.

Bantuan untuk Pembinaan Keluarga Prasejahtera dan Keluarga Sejahtera I adalah bantuan yang diberikan oleh Wajib Pajak Badan atau Wajib Pajak Pribadi yang berasal dari penghasilan setelah pajak penghasilan yang diperolehnya dalam 1 ( satu ) tahun pajak yang berjumlah Rp. 100.000.000,00 ( seratus juta rupiah ) ke atas.

Batal Demi Hukum adalah perjanjian kerja itu batal dengan sendirinya sehingga para fihak tidak mempunyai kewajiban untuk melanjutkan perjanjian kerja tersebut.

Bendaharawan Khusus Penerima adalah pegawai negeri di lingkungan Departemen Tenaga Kerja yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja dengan tugas memungut, menagih, menerima, membukukan, menyimpan, menyetorkan dan mempertanggung jawabkan uang retribusi.

Bimbingan adalah pemberian petunjuk tentang cara – cara pelaksanaan.

Bonus adalah bukan merupakan bagian dari upah, melainkan pembayaran yang diterima pekerja dari hasil keuntungan perusahaan atau karena pekerja menghasilkan


0 komentar: