PEDOMAN PELAKSANAAN SATPAM

JUDUL : PEDOMAN PELAKSANAAN SATPAM
TEBAL : 26 Halaman.
DISUSUN : Mukhril.
TUJUAN : Untuk kelancaran tugas-tugas sebagai Satuan Pengamanan.

PRINSIP-PRINSIP PENUNTUN SATPAM

SK.KAPOLRI NO. POL : T/842/1988

TGL. 20 DESEMBER 1988

1. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN MEMEGANG TEGUH DISIPLIN, PATUH DAN TAAT PADA PIMPINAN, JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB.

2. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN SENANTIASA MENJAGA KEHORMATAN DIRI DAN MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN SATUAN PENGAMANAN.

3. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN SENANTIASA WASPADA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI PENGAMANAN DAN PENERTIB DILINGKUNGAN KERJA.

4. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN SENANTIASA BERSIKAP TERBUKA, TIDAK MENGANGGAP REMEH SESUATU YANG TERJADI DI LINGKUNGAN KERJA.

5. KAMI ANGGOTA SATUAN PENGAMANAN ADALAH PETUGAS YANG TANGGUH DAN SENANTIASA BERSIKAP ETHIS DALAM MENEGAKKAN PERATURAN.

PEDOMAN PELAKSANAAN

TUGAS SATUAN PENGAMANAN / SATPAM

DASAR

· Naskah Fungsi Bimmaspol dan Pedoman Dasar Bimmaspol tanggal 13 November 1980.

· Surat Keputusan Kapolri NO. Pol SKEP/126/XII/1980 tanggal 30 Desember 1980 tentang Pola Pembinaan Satpam.

· Surat Keputusan Kapolri No. Pol : SKEP/73/IV/1981 tanggal 11 April 1981, tentang Pelaksanaan Pembinaan Satuan-Satuan Pengaman.

· Surat Keputusan Kapolri No. Pol : SKEP/74/IV/1981 tanggal 11 April 1981, tentang Pelaksanaan Seragam Satuan Pengamanan.

PENGERTIAN

· Satuan Pengaman ( Satpam ) adalah satuan kelompok petugas yang dibentuk oleh instansi / proyek / badan usaha untuk melaksanakan pengamanan phisik dalam rangka penyelenggaraan keamanan swakarsa di lingkungan / kawasan kerjanya.

· Instansi adalah Instansi pemerintah / swasta atau badan hukum lainnya.

· Proyek adalah bangunan dan atau sarana bangunan milik Negara atau swasta.

· Badan Usaha adalah perusahaan yang modalnya sebagian atau seluruhnya milik Negara ( Perum, Perusahaan, Jawatan, Persero, Perusahaan Daerah ) dan atau seluruhnya milik Swasta.

· Pengamanan phisik adalah segala usaha dan kegiatan mencegah / mengatasi timbulnya ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan suatu instansi proyek.

TUGAS POKOK, FUNGSI DAN PERANAN SATPAM

A. TUGAS POKOK SATPAM

Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan / kawasan kerja khususnya pengamanan phisik ( physical Security ).

B. FUNGSI SATPAM

Segala usaha dan kegiatan melindungi dan mengamankan lingkungan / kawasan kerjanya dari setiap gangguan keamanan dan ketertiban serta pelanggaran hokum.

C. PERANAN SATPAM

Dalam melaksanakan tugas Satpam mempunyai peranan sebagai :

· Unsur pembantu pimpinan instansi / Proyek / Badan Usaha tempat ia bertugas di bidang keamanan dan ketertiban lingkungan / kawasan kerja.

· Unsur pembantu POLRI dalam pembinaan keamanan dan ketertiban terutama dibidang penegakan hokum dan Security dalam lingkungan kawasan kerjanya.

D. KEGIATAN SATPAM

Dalam melaksanakan tugasnya satpam melakukan kegiatan – kegiatan yang pada pokoknya sebagai berikut :D.1 Mengadakan pengaturan dengan maksud menegakkan tata tertib yang berlaku dilingkungan kerjanya khususnya yang menyangkut keamanan dan ketertiban atau tugas – tugas lain yang diberikan oleh pimpinan seperti :

· Pengaturan tanda Pengenal.

· Pengaturan penerimaan tamu.

· Pengaturan parkir kenderaan.

· Dan sebagainya.

D.2 Melaksanakan penjagaan dengan maksud mengawasi masuk atau keluarnya orang atau barang dan mengawasi keadaan-keadaan atau hal-hal yang mencurigakan disekitar tempat tugasnya.

D.3 Melakukan perondaan sekitar kawasan kerjanya menurut rute dan waktu tertentu dengan maksud mengadakan, penelitian dan pemeriksaan terhadap segala sesuatu yang dapat atau diperkirakan menimbulkan ancaman dan gangguan.

D.4 Mengadakan pengawalan uang atau barang bila diperlukan dan disesuaikan dengan kebutuhan .

D.5 Mengambil langkah-langkah dan tindakan sementara bila terjadi sesuatu tindak pidana antara lani seperti :

· Mengamankan tempat kejadian perkara.

· Menangkap atau memborgol pelakunya.

· Menolong korban.

· Melaporkan/meminta bantuan ke POLRI.

· Memberikan bantuan serta menyerahkan penyelesaian kepada POLRI terdekat dan memberikan keterangan secukupnya.

· Memberikan tanda-tanda bahaya atau keadaan darurat melalui alat-alat alarm atau kode-kode atau isyarat tertentu bila terjadi kebakaran, bencana alam atau kejadian-kejadian yang membahayakan jiwa, badan atau harta benda orang banyak disekitar kawasan kerja serta memberikan bantuan penyelamatan.

SIKAP DAN PERILAKU ANGGOTA SATPAM

· Memelihara kebersihan badan.

· Rambut dicukur rapi.

· Kumis dicukur rapi, jambang dan jenggot dicukur habis.

· Pakaian rapi, bersih sesuai ketentuan tentang seragam Satpam.

· Ulet, Tabah, Sabar dan Percaya Diri dalam mengemban tugasnya.

· Mentaati peraturan-peraturan Negara dan menghormati norma-norma yang berlaku didalam lingkungan kerja /kawasan kerja.

· Memegang teguh rahasia yang dipercayakan.

· Bertindak tegas, jujur, berani, adil bijaksana.

· Cepat tanggap (Responsif) dalam memberikan perlingdungan maupun pengamanan pada masyarakat lingkungan kerjanya.

· Dapat dijadikan suri tauladan di tengah-tengah masyarakat atau lingkungan kerjanya terutama dalam mengemban tugasnya.

· Melindungi dan menyelamatkan nyawa, badan, harta dan kehormatan personil dilingkungan atau kawasan kerjanya.

· Menghormati dan menjunjung tinggi Hak Azazi Manusia.

· Tidak menonjolkan kepentingan pribadi dan mencampuri urusan / bidang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan tugas.

· Memiliki rasa kebanggaan dan semangat KORPS serta senantiasa menjaga nama baik ditengah-tengah masyarakat atau lingkungan kerjanya.

PERLENGKAPAN ANGGOTA SATPAM

· Kartu Tanda Anggota Satpam.

· Kartu Tanda Penduduk.

· Buku Catatan.

· Buku Saku.

· Surat Keterangan Lainnya (SIM,Surat Keterangan Pemegang Borgol dan lainnya).

· Pensil atau Ballpoint.

0 komentar: